Menu
More Information, More Education

Kemenangan Brasil 4-2 Jerman Balaskan Dendam Skuad Senior Selecao Tujuh Tahun Silam Saat Dipermalukan 1-7

  • Bagikan

HurufBesar.com: Kemenangan Brasil 4-2 Jerman Balaskan Dendam Skuad Senior Selecao Tujuh Tahun Silam Saat Dipermalukan 1-7.

Hurufbesar.com – Tim junior Brasil berhasil membalaskan dendam kekalahan 1-7 tujuh tahun silam ketika skuad senior Selecao gagal meraih gelar juara dunia di tanahnya sendiri pada Piala Dunia 2014. Kali ini tim U24 mengalahkan Die Mannschaft dengan skor 4-2.

Tiga dari empat gol Brasil dilesakkan oleh bintang Everton Richarlison, yang tadinya tak diberi izin pergi oleh the Toffees, tapi akhirnya skuad asuhan Nuno Espirito Santo itu menyerah dan membiarkan pemain 24 tahun itu pergi membela negaranya di Olimppiade Tokyo.

Peran penting mantan pemain Fluminense dan Watford itu dengan segera terlihat saat ia mencetak hattrick pada laga lawan pemain muda Jerman dengan gol-golnya pada menit 7, 22 dan 30. Usai satu tendangan penalti yang gagal dari Matheus Cunha, Paulinho menambahkan satu gol lagi pada masa injury time.

Baca Juga   Antonio Cassano Sinis, Sebut Italia Menangi Euro 2020 Tanpa Kontribusi Para Striker - Hurufbesar.com

Sementara itu dua gol balasan dari pasukan Stefan Kuntz dicetak oleh Nadiem Amiri dan kemudian Ragnar Ache, enam menit jelang peluit panjang. Pertandingan berlangsung dengan dominasi dari skuad Selecao, yang mencatatkan penguasaan bola sampai 56 persen, dengan 21 percobaan gol dan 12 kali serangan tepat sasaran. Coba bandingkan itu dengan Jerman yang hanya memiliki delapan percobaan serangan dengan lima shots on target.

Kiper Die Mannschaft, Florian Mueller, terlihat sangat menonjol dengan delapan kali penyelamatan selama 90 menit, mencegah negara raksasa sepak bola Eropa itu terhindar dari skor yang lebih memalukan lagi.

Channel Gilabola di Youtube

Kemenangan Brasil 4-2 atas Jerman ini mengingatkan kita pada momen ketika David Luis dan kawan-kawan dipermalukan dengan skor 1-7 pada partai semi final Piala Dunia 2014, yang ironisnya terjadi di negeri Samba itu sendiri. Satu-satunya gol balasan Selecao dicetak oleh Oscar pada menit terakhir laga.

Baca Juga   Tim XI Terbaik Liga Champions Musim 2020/2021 Ini, Kai Havertz Nggak Masuk! - Hurufbesar.com
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *